Home / Artikel / KURIKULUM MERDEKA harus membudaya di Sekolah Katolik.

KURIKULUM MERDEKA harus membudaya di Sekolah Katolik.

Yayasan Seri Amal diskusi bersama unit sekolah tingkat SMA dalam pembahasan dan pendalaman Kurikulum Merdeka. Kamis, 09 Juni 2022.

Kurikulum merdeka-merdeka belajar-profil pancasila. Kata-kata dan istilah ini sekarang sangat hangat di dunia pendidikan yang masih terus digodok dan dibahas lebih mendalam di setiap sekolah baik itu sekolah negeri maupun swasta. Pemerintah melalui Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sedang berupaya memajukan pendidikan di Indonesia dengan berbagai metode (kurukulum).

Yayasan Seri Amal dalam hal ini menyikapi dengan optimis, mengikuti berbagai pertemuan dan seminar pembekalan mengenai kurikulum merdeka. Akhir-akhir ini unit sekolah Yayasan Seri Amal mengikuti pelatihan kurikulum merdeka yang diadakanoleh Majelis Pendidikan Katolik Keuskupan Agung Medan (MPK-KAM) yang diadakan di Parapat, Hotel Niagara (27-31 Juni 2022). Diharapkan nantinya pengaplikasiannya di unit sekolah sesuai dengan aturan dan rancangan yang sesuai dengan aturan-aturan dan kaidah-kaidah yang ada dalam kurikulum merdeka tersebut.

Pertemuan unit sekolah se-Yayasan Seri Amal dalam diskusi bersama membahas kurikulum merdeka (Kamis, 08 Juni 2022).

Kolaborasi dan duduk bersama juga satu hal yang dilakukan Yayasan Seri Amal dengan unit sekolah Se-Yayasan Seri Amal dalam upaya menyatukan pemikiran dan harapan untuk langkah sekolah Yayasan Seri Amal mengaplikasikan kurikulum merdeka.

Pertemuan unit sekolah se-Yayasan Seri Amal dalam diskusi bersama membahas kurikulum merdeka (Kamis, 08 Juni 2022).

Kedengaran mudah jika membayangkan kata “merdeka” pada kurikulum merdeka, akan tetapi konsep didalamnya jauh lebih kompleks yang harus dipahami sejarah rinci. Perlu pemahaman konsep dan konten-konten dalam pengaplikasian kurikulum ini agar tercapai tujuan yang diinginkan. Masih perlu banyak sumber-sumber yang relevan untuk menunjang implementasi kurikulum merdeka digunakan di sekolah.

Banyak pihak yang pesimis akan kurikulum merdeka, karena banyak mindset yang beranggapan “ganti pemerintah – ganti kurikulum”. Semoga pemikiran yang positif kiranya kita bangun dalam menghadapi perubahan karena waktu terus berputar dan maju. Banyak aspek yang perlu dipertimbangkan dengan tepat untuk bergerak maju bersama menuju yang lebih baik.

Yayasan Seri Amal selalu siyap dan optimis menyikapi dan melakukan hal-hal yang sifatnya membangun demi kemajuan pendidikan.

Salam Imago Dei
Tim Redaksi-YSA
F.s

Check Also

OSIS Belajar dari Kepongpong menjadi kupu-kupu.

osis yayasan seri amal

Leave a Reply

Your email address will not be published.