Lomba Design Hardiknas 2022

Sabtu,07 mei 2022

Meskipun pembelajaran tatap muka telah mulai diperbolehkan oleh menristek/pemerintah namun tidak serta merta kita lengah dengan protokol kesehatan covid-19. Hal ini yang menjadi perhatian Yayasan Seri Amal, maka pada berbagai kegiatan masih menggunakan sistem online atau yang biasa di sebut secara virtual.
Pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) 2022, Yayasan Seri Amal melalui Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Yayasan Seri Amal (YSA) mengadakan kegiatan kreativitas siswa dengan “Lomba Design garafis” mulai dari tingkat TP/PAUD sampai SMA. Lomba dilakukan secara bersamaan untuk seluruh sekolah di bawah naungan Yayasan Seri Amal. Kegiatan dilakukan secara virtual dari masing-masing sekolah dan daerah.


Kegiatan lomba melalui virtual aplikasi zoom
Ruang Virtual zoom menjadi media penghubung dari berbagai daerah

Kegiatan ini juga bertujuan untuk menumbuh kembangkan bakat anak didik di bidang teknologi digital. Karena tidak dapat dipungkiri Era yang saat ini adalah Era Digitalisasi yang semakin ke depannya semakin kuat dampaknya baik di dunia pendidikan.
Yayasan Seri Amal berpandangan bahwa kita harus dan wajib mendidik dan mengawal teknologi di dunia pendidikan agar tidak salah guna khususnya anak-anak pada fase perkembangan. Perkembangan Teknologi sering kali menjadi batu sandungan dalam perkembangan anak jika tidak ada bimbingan dan pengawasan. Sekolah, Orang tua, masyarakat serta lingkungan harus saling menjaga dan mengontrol perkembangan teknologi agar tetap pada koridor yang baik. Mengubah mindset negatif yaitu teknologi menjadi tuan akan manusia karena dianggap dapat melakukan berbagai hal tetapi teknologi menjadi sarana yang dapat membantu manusia untuk berkembang melakukan berbagai hal kegiatan yang baik.

Pada edisi lomba “Hardiknas” kali ini para peserta lomba wajib mengenakan pernak-pernik kebudayaan. Hal ini juga mengajak anak didik tetap turut serta melestarikan budaya sebagai warisan berharga yang harus dijaga. Pendidikan wajib memiliki budaya untuk menyatakan jati diri sebagai makhluk hidup yang majemuk, sosial dan mulia dengan keberagaman.
Yayasan Seri Amal memiliki sekolah di berbagai daerah yang memiliki budaya atau adat yang berbeda-beda. Namun hal ini sekolah tetap terbuka akan perbedaan tersebut dan menjadikannya sebagai kekayaan yang tetap harus di apresiasi dengan berbagai kegiatan. Kemauan dan keterlibatan peserta didik menerima budaya itu maka karakter anak sejak dini juga turut serta berkembang akan penghargaan terhadap hal-hal yang baik khususnya budaya.
Semoga pendidikan semakin berkembang dengan baik seturut zaman, dan mampu bertumbuh bersama dengan pemanfaatan teknologi dengan baik.

Terimaksih
Salam Imago Dei!

Redaksi YSA
F.S

Check Also

OSIS Belajar dari Kepongpong menjadi kupu-kupu.

osis yayasan seri amal

Leave a Reply

Your email address will not be published.